Skip to content

Kisah Mistis Universitas Indonesia, Mitos atau Fakta?

Written by

author

Sudah menjadi rahasia umum bahwa salah satu kampus terbaik di Indonesia, Universitas Indonesia menyimpan banyak cerita misteri.

Luas lahan UI Depok yang mencapai 320 hektar, dengan tiga perempat bagiannya merupakan ruang terbuka hijau dan danau, terasa sangat tepat jika kampus ini dijuluki salah satu kampus terhoror juga.

Memiliki kualitas pendidikan dan materi yang diperkuliahkan, UI memang cukup tersohor namanya di dunia. Bahkan, kampus ini berhasil mencetak lebih dari 400.000 alumni yang menduduki peringkat ke-4 sebagai perguruan tinggi negeri terbaik dan terfavorit di Indonesia.

Kisah Mistis Universitas Indonesia

Namun, siapa sangka bahwa dibalik kepopuleran Universitas Indonesia yang telah berdiri sejak 1949 ini menyimpan banyak kisah misteri dan mistis.

Memiliki wilayah kampus yang sebagian besar merupakan hutan rimbun membuat wilayah kampus Universitas Indonesia atau UI ini memiliki aura misterius dan mengerikan ketika malam hari.

Bahkan, tak sedikit pula mahasiswa maupun alumnus berjas alamamater kuning ini membagikan berbagai kisah horornya. Penasaran? Yuk simak di bawah ini.

1.Hantu Kereta Malam

Kisah misteri satu ini mungkin merupakan salah satu kisah misteri di kampus UI yang paling popular karena sudah beredar sejak tahun 1990.

Kisah hantu kereta malam yang berasal dari stasiun kereta UI memang sangat terkenal dengan keangkerannya.

Konon katanya, kisah ini berasal dari seorang mahasiswa kost dekat UI yang tak sengaja menaiki kereta hantu di stasiun UI.

Menurut cerita, saat itu mahasiswa tersebut memutuskan untuk naik kereta saat pulang karena sudah terlalu malam. Saat tiba di stasiun, ia langsung menaiki gerbong sebuah kereta kemudian duduk.

Setelah kereta itu berjalan, mahasiswa tersebut menemui beberapa kejanggalan karena semua penumpang di dalam kereta tersebut terlihat lesu, berpakaian lusuh, dan tak ada yang berbicara.

Bukan hanya itu, mahasiswa tersebut juga menemuukan keanehan lainnya karena kereta yang ia tumpangi sama sekali tak berhenti di stasiun manapin.

Setibanya di stasiun Tebet yang merupakan tujuan mahasiswa tersebut, ia langsung keluar dan ia tidak melihat orang lain turun selain dirinya.

Setelah pergi, mahasiswa tadi baru tersadar tentang kejadian yang baru saja ia alami setelah seorang petugas stasiun menanyakan kepada dirinya kenapa ia berjalan sendirian di sepanjang rel kereta api.

Dan tak disangka ternyata mahasiswa tersebut sama sekali tak menaiki kereta melainkan berjalan di sepanjang rel kereta api sendirian.

2.Hantu Kebaya Merah

Wilayah kampus UI memang memiliki lahan yang sangat luash. Bahkan di sini terdapat 6 buah danai yang masing-masing memiliki nama.

Namun, siapa sangka bahwa kesan keenam danau ini sangat jauh dari kesan damai dan asri karena justru menyimpan bertubi-tubi kisah mistis.

Kisah-kisah misteri ini diantaranya muncul air mancur di tengah-tengah salah satu danau pada tahun 2014 lalu.

Bukan hanya itu, di tahun 2005 juga pernah terdengar bahwa ada orang yang tersambar petir dan kabar terakhir juga mengatakan bahwa ditemukan satu jenazah salah seorang mahasiswa UI yang penyebab kematiannya belum diketahui hingga sekarang.

Sederetan kisah ini seing dikaitkan dengan kisah horror salah satu danau yang konon kabarnya menjadi tempat bergentayangan sosok hantu berkebaya merah yang melegenda di UI.

Banyak yang mengatakan bahwa hantu ini merupakan sosok salah satu mahasiswa UI yang dulunya meninggal akibat kecelakaan lalu lintas saat akan menghadiri acara wisudanya.

Mahasiswa ini tak rela meninggal sebelum diwisudakan. Karena itulah ia sering bergentayangan dan muncul di foto-foto wisuda mahasiswa UI.

Sosok ini juga selalu muncul dengan menggunakan kebaya merah seperti yang ia kenakan saat mengalami kecelakaan dan meninggal dunia.

Itulah 2 kisah horror di kampus Universitas Indonesia. Seram ya. Gimana menurut kalian? Apakah cerita ini benar-benar ada atau hanya mitos belaka?

Previous article

Seram, Kisah Mistis Australia

Next article

Teknologi Terbaru Masa Depan 2030

Join the discussion

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *